Oleh: syaddad | Jumat, 17 April 2009

Konsep Pemrograman Berbasis Objek (Bagian 2)

Tulisan sebelumnya (Konsep Pemrograman Berbasis Objek – Bagian 1) telah membahas paradigma objek, objek, class dan method. Sekarang kita melanjutkan pemebahasan kita dengan message, parameter, keyword this, dan konstruktor.

Message dan Parameter

Objek dalam dunia pemrograman computer berinteraksi dan berkomunikasi dengan objek lainnya dengan cara mengirimkan message (pesan). Sedangkan informasi yang ada di dalam message tadi biasa kita kenal dengan sebutan parameter. Berikut contoh kode program untuk implementasi message dan parameter.

File matematika.java

class matematika{

int tambah;

int kurang;

// method

void penjumlahan(int a, int b) {

tambah= a + b;

System.out.println(“Penjumlahan : “+ a +” + ”+ b + ” = ”+tambah);

}

void pengurangan(int c, int d) {

kurang= c – d;

System.out.println(“Pengurangan : “+ c +” – ”+ d + ” = ”+kurang);

}

}

File matematikaberaksi.java

public class matematikaberaksi {

public static void main(String[] args) {

// Membuat object

matematika aritmatika = new matematika();

// Memanggil method dan menunjuk nilai parameter

aritmatika.penjumlahan(30,30);

aritmatika.pengurangan(50,30);

}}

Kata Kunci This

Kata kunci atau keyword this digunakan dalam pembuatan class untuk menyatakan objek sekarang. Sebagai contoh perhatikan contoh berikut :

=========== begin of file ===============

class orangindonesia{

String nama;

int umur;

void dataorang(String namaorang, int umurorang){

nama = warnaorang;

umur = umurorang;

}

========== end of file ============

=========== begin of file ==========

class orangindonesia{

String nama;

int umur;

void dataorang(String namaorang, int umurorang){

this.nama = warnaorang;

this.umur = umurorang;

}

========== end of file ============

Konstruktor

Konstruktor merupakan method yang digunakan untuk memberikan nilai awal pada saat objek diciptakan dan dipanggil secara otomatis ketika keyword new digunakan untuk membuat instance class. Konstruktor punya 2 sifat, yaitu (1) nama konstruktor sama dengan nama class, dan (2) tidak memiliki nilai balik dan tidak boleh menggunakan keyword void.

File buku.java

class buku {

String judul;

String pengarang;

String penerbit;

int tahun;

public buku(String judul,String pengarang,String penerbit,int tahun){

this.judul =judul;

this.pengarang =pengarang;

this.penerbit =penerbit;

this.tahun = tahun;

}

public void infobuku(){

System.out.println(“Judul: ” + this.judul);

System.out.println(“Pengarang: ” + this.pengarang);

System.out.println(“Penerbit: ” + this.penerbit);

System.out.println(“Tahun: ” + this.tahun);

}

}

File bukukonstruktor.java

public class bukukonstruktor{

public static void main(String[] args){

buku identitasbuku = new buku(“Konsep OOP”, “Fathan Althafunnas”, “Althafunnas Offset”,2008);

identitasbuku.infobuku();

}}

Bagaimana dengan inheritance, Polymorphism, Packages, dan interface ? ikuti artikel selanjutnya.

Bersambung….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: